[CINTA SUBUH]

Menurutku, film ini merupakan film yang berunsur
religi yang dikemas dengan ringan tapi berpesan. Bisa dikatakan bahwa ceritanya
cukup relate dengan kehidupan sehari-hari.
Berikut beberapa poin yang kupetik dari film ini:
- Mengaji adalah obat hati. Jika mengaji belum menyembuhkan luka, maka perbanyaklah ibadah salat sunah yang masih jarang dilakukan. Jika masih belum sembuh, perbanyaklah ibadah sunah lainnya, seperti puasa, sedekah, dan lainnya. Pesan ini memang tidak tersurat dalam cerita, tetapi aku mengambil kesimpulan dari sedikit cuplikan yang terdapat di filmnya.
- Seseorang bisa saja menjadi motivasi diri kita dalam melakukan kebaikan, khususnya beribadah kepada Allah Subhanahu Wa Ta'ala. Akan tetapi, niat kita tetap harus diluruskan. Bukan karena manusia, tetapi karena Sang Pencipta.
- Tidak ada yang namanya pacaran syar'i. Sebanyak apa pun kebaikan yang dilakukan bersama, tetap saja jika hanya dilakukan berdua dengan yang bukan mahram namanya mendekati zina. Dan hal tersebut jelas-jelas dilarang dalam Al-Quran (QS. Al-Isra 32).
- Lagi-lagi selalu diingatkan bahwa jika kita ingin menggapai hati manusia, gapailah hati Sang Penciptanya. Karena hanya Allah-lah yang Maha Membolak-balikkan Hati manusia.
- Di sini, awalnya pemeran utama laki-laki yang bernama Angga beribadah karena orang lain, tetapi ketika orang lain itu pergi, dia kembali ke dirinya yang semula jarang ibadah. Akan tetapi, orang yang meninggalkannya ini menitipkan pesan agar Angga salat subuh tepat waktu. Seketika setelah mereka berpisah, Angga mencoba untuk rajin salat subuh tepat waktu walau sudah tidak bersama dengan orang tersebut. Pada saat itulah, Allah Subhanahu Wa Ta'ala mendatangkan kembali orang itu menjadi jodohnya.
- Perihal jodoh, seketika diingatkan kembali tentang kisah Yusuf-Zulaikha. Ketika kita mengejar manusia, Allah Subhanahu Wa Ta'ala jauhkan dia dari kita. Tetapi, ketika kita mengejar Allah Subhanahu Wa Ta'ala, maka Allah Subhanahu Wa Ta'ala datangkan dia kembali.
- Pernikahan itu bukan soal kecepatan atau kelambatan, tapi soal kesiapan.
Sekian beberapa poin yang kupetik
dari film Cinta Subuh. Semoga bisa menjadi pengingat untuk kita semua agar bisa
lebih dekat kepada-Nya. Aamiin.
[29 Mei 2022]
Comments
Post a Comment