[THANKS FOR THE MEMORIES]
Meninggalkan dan ditinggalkan itu pasti terjadi di setiap pertemuan. Yang harus kita lakukan adalah mengikhlaskan. Pergi bukan berarti tak bisa kembali. Hanya saja, waktu yang menjadi saksi kapan pertemuan itu akan kembali terjadi.
Banyak waktu yang dilalui bersama, banyak pula kenangan yang tercipta. Tak bisa diungkapkan dengan hanya sebatas kata, tapi jauh di lubuk hati dan pikiran tak akan pernah lupa. Ingatan akan selalu membawa kepada masa selama 42 hari bersama.
Air mata menjadi saksi betapa beratnya sebuah perpisahan. Berat hati menjadi tanda bahwa diri ini tak kuasa untuk meninggalkan. Tapi, hidup akan tetap terus berjalan. Dengan dan atau tanpa sosok yang pernah mewarnai kehidupan.
Teruntuk rekan-rekan KKN-ku, terima kasih telah menjadikan KKN-ku sekaligus pengalaman rantau pertamaku sangat berkesan. Tak ada dukungan yang paling kuat melainkan dari orang-orang terdekat, berkat kalian.
Teruntuk warga Desa Kaputihan khususnya Kampung Cikopo, terima kasih telah menerima kami dengan sangat baik. Terlalu banyak hal baik yang kami terima sehingga yang membekas di ingatan hanyalah kebaikan. Semoga kebaikan selalu menyertai orang-orang baik seperti kalian.
Sekali lagi, terima kasih untuk kenangan yang tak terlupakan. Mohon maaf atas segala kekurangan. Semoga semua pengalaman dapat menjadi sebuah pembelajaran. Semoga sepercik ilmu yang diberikan dapat berguna untuk desa di kemudian. Semoga kita dapat mengukir kembali cerita yang tak kalah indah di masa depan🙌
Tertanda,
Wanita asal Bogor yang KKN di Kaputihan
[31 Juli 2019]

sama2, makasih sudah buat kkn tasikmalaya sangat berkesan yg gak mungkin dilupakan...
ReplyDelete