Posts

Showing posts from April, 2022

[FINAL CHAPTER OF MY CAMPUS LIFE]

Image
Dalam satu semester ini aku belajar.  Bukan belajar di bangku kuliah bersama dosen, melainkan belajar dalam menghadapi dosen. Ya, benar. Saat semester enam lalu aku mendapatkan dosen pembimbing skripsi yang sudah terkenal dengan keterlambatannya, baik saat mengajar maupun saat membimbing skripsi. Tapi, aku percaya bahwa itu adalah yang terbaik, pilihanku atas rida-Nya. Setelah memasuki semester delapan, di bulan kedua aku baru memulai penelitian. Ya, itulah awal mulanya di saat teman-teman yang lain sudah berprogres lebih jauh dariku. Seiring berjalannya waktu, tibalah pencapaian pertama dalam semester delapan, yaitu seminar hasil penelitian, tepatnya di bulan Mei. Cukup terbilang cepat karena masih beriringan dengan teman-teman yang lain. Setelah itu, barulah pelajaran yang sebenarnya dimulai.  Seminar Hasil: Rabu, 20 Mei 2020 Sidang Skripsi: Rabu, 19 Agustus 2020  Rentang waktu yang lama, bukan? Ya, tiga bulan. Tiga bulanku hanya diisi dengan tiga kali bimbing...

[I HEAR YOU...]

Image
I've just finished watching Chinese Drama: "I Hear You" and I got some points that can be learned. Very good drama. These're what I got: 1. Berlaku baiklah kepada semua orang maka kebaikan akan senantiasa menyertaimu. 2. Percayalah pada kemampuan sendiri karena arti dari kehidupan yang sesungguhnya adalah menyadari kemampuan sendiri. 3. Berusaha dan berjuang keraslah untuk mengejar mimpi dan menggapai cita-cita. Hasil tidak akan mengkhianati usaha. 4. Jangan sia-siakan setiap kesempatan yang ada karena kita tidak tahu rezeki kita berada di kesempatan yang mana. 5. Berbaktilah kepada orang tua dan meminta restunya karena restu dari orang tua akan menentukan jalanmu ke depan. 6. Sebuah cinta bisa diciptakan dari kebiasaan bersama-sama, tapi bersama-sama dalam waktu yang lama juga tidak menentukan apakah dia cinta sejatimu atau bukan. [10 Oktober 2019]

[THANKS FOR THE MEMORIES]

Image
Meninggalkan dan ditinggalkan itu pasti terjadi di setiap pertemuan. Yang harus kita lakukan adalah mengikhlaskan. Pergi bukan berarti tak bisa kembali. Hanya saja, waktu yang menjadi saksi kapan pertemuan itu akan kembali terjadi.  Banyak waktu yang dilalui bersama, banyak pula kenangan yang tercipta. Tak bisa diungkapkan dengan hanya sebatas kata, tapi jauh di lubuk hati dan pikiran tak akan pernah lupa. Ingatan akan selalu membawa kepada masa selama 42 hari bersama.  Air mata menjadi saksi betapa beratnya sebuah perpisahan. Berat hati menjadi tanda bahwa diri ini tak kuasa untuk meninggalkan. Tapi, hidup akan tetap terus berjalan. Dengan dan atau tanpa sosok yang pernah mewarnai kehidupan.  Teruntuk rekan-rekan KKN-ku, terima kasih telah menjadikan KKN-ku sekaligus pengalaman rantau pertamaku sangat berkesan. Tak ada dukungan yang paling kuat melainkan dari orang-orang terdekat, berkat kalian.  Teruntuk warga Desa Kaputihan khususnya Kampung Cikopo, terima kasih t...

[KELAK...]

Kelak, ketika kita sudah tiada maka yang tersisa hanyalah amal perbuatan semata. Amalan yang kita lakukan baik terhadap Sang Pencipta maupun terhadap sesama manusia. Tentu, bentuk amalan itu beragam rupanya. Bukan hanya sekadar perbuatan yang tercermin lewat tindakan, tetapi juga bisa berupa perbuatan yang tercermin lewat tulisan. Karena itu, aku mencoba untuk menulis kembali. Menulis apa saja yang sekiranya bisa menjadi sebuah kebaikan dan menjadi amal perbuatanku sendiri. Perkenalkan, aku yang bernama asli Fitri Febyanti, juga sepenggal kisah yang kutuangkan di sini.